ON / BY Suryaningsih/ IN Blog, Event, Manajemen/ 0 Comment

1. Selalu tetapkan tujuan yang jelas dalam presentasi Anda

Presenter handal selalu punya tujuan yang jelas dalam presentasi yang mereka sampaikan. Apakah untuk memberikan informasi, memotivasi dan menginspirasi, menghibur atau untuk membujuk.

Tujuan harus jelas di awal, karena dengan memiliki tujuan jelas, Anda sebagai pembicara akan tahu apa yang meski Anda lakukan dan tahu bagaimana mengontrol presentasi Anda untuk mencapai tujuan Anda tersebut.

Karenanya tetapkan selalu tujuan presentasi dalam setiap presentasi yang akan Anda lakukan.

2. Selalu kenali dengan siapa Anda berbicara

Banyak presenter yang pernah gagal menjalankan presentasi,  tidak selalu karena mereka tidak menguasai materi, bukan juga karena mereka tidak menguasai ilmu publik speaking dan skill pendukung yang lain. Melainkan bisa juga karena mereka tidak cukup tahu, dengan siapa mereka berbicara.

Karenanya untuk Anda jangan melakukan kesalahan yang sama.

Selalu kenali audiens Anda, supaya Anda dapat berbicara sesuai dengan gaya, kepribadian dan juga kebutuhan mereka.

3. Pahami kekuatan dan kelemahan diri Anda

Setiap pembicara itu unik. Punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan Anda harus tahu itu.

Anda harus tahu apa kelebihan Anda dan juga kekurangan Anda. Kalau Anda punya sense humor yang tinggi, optimalkan itu.

Tapi kalau tidak, jangan paksakan. Kalau Anda punya gaya formal, tetaplah seperti itu.

Jangan paksakan untuk berbicara layaknya gaya seorang motivator atau orator.

4. Kuasai setiap materi presentasi yang Anda bawakan.

Ini mutlak tidak bisa di tawar. Kalau Anda ingin jadi pembicara handal Anda harus menguasai materi presentasi yang Anda sampaikan.

Dengan menguasai materi Anda akan percaya diri, Anda akan mampu menyampaikan materi dengan mendalam dan Anda juga akan mampu memberikan pengalaman terbaik Anda buat audiens Anda.

5. Kuasai cara membuat materi presentasi yang baik

Materi  yang baik adalah materi yang efektif, efisien, terstruktur dan mengandung muatan isi yang kredibel. Efektif maksudnya, tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan audiens.

Efisien, artinya tepat waktu. Materi harus Anda buat pas untuk waktu yang Anda miliki. Kalau misal anda presentasi untuk durasi 10 menit maka buatlah materi yang cukup disampaikan untuk 10 menit. Jangan sampai kebanyakan.

Terstruktur dengan baik, materi harus jelas alurnya. mana pembuka, mana isi dan mana penutup. Tiap poin bahasan juga harus di susun berdasarkan kerangka logika berpikir yang logis.

Sedangkan kredibel, maksudnya materi harus dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dan kevalidannya. Jadi jangan asal buat tanpa sebuah argumen, pendapat atau data yang kuat.

 

6. Kuasai Cara Mendesain Slide Presentasi Yang Menarik

Hidup di era modern seperti sekarang, semua hal yang berkaitan dengan aktivitas kehidupan menggunakan teknologi.

Termasuk dalam urusan presentasi. Dan teknologi  presentasi yang pasti di gunakan dalam era modern salah satunya adalah slide presentasi.

Ya, slide sudah menjadi bagian dari kebutuhan presentasi modern. Dan ini bisa Anda lihat sendiri, dewasa ini.

Di mana hampir semua semua kegiatan presentasi, dari mulai ruang kelas sampai ruang rapat anggota lembaga pemerintahan menggunakan slide presentasi.

Tapi ya, seperti yang Anda tahu, kalau bicara masalah slide, hampir sebagian besar pembicara belum terlalu menguasainya. sehingga tidak jarang di forum-forum presentasi Anda melihat slide yang penuh teks, penuh bullet point, gambar buram dan keparahan yang lain.

Bahkan tidak sekali dua  kali, saya saksikan sendiri, dengan mata kepala sendiri, pembicara yang sebenarnya jago berbicara, tiba-tiba jadi sangat membosankan hanya gara-gara slide yang digunakan tidak menarik.

Tentu Anda tidak ingin hal itu terjadi pada diri Anda.

karena kuasai cara mendesain slide presentasi menarik.

 

7. Kuasai penggunaan alat presentasi

Untuk jadi pembicara handal di era modern, selain Anda harus menggunakan slide yang baik, Anda juga harus dapat menggunakan alat presentasi dengan baik.

Minimal Anda harus bisa menggunakan leptop atau komputer, lcd projector, remote presenter, mikrofon, atau pun alat perasa lain yang Anda gunakan.

 

8. Kelola perasaan grogi dengan baik

Tidak ada seorang pun yang bisa menghindar dari yang namanya  grogi.

Mau sejago apapun teknik Anda berbicara, grogi tetap akan bersemayam di dalam diri Anda dan bisa muncul kapan saja.

Dan itu tidak akan pernah bisa Anda tolak.

Yang dapat Anda lakukan adalah bagaimana Anda mengelolanya.

Terkait dengan cara mengelola grogi ini sendiri.

 

9. Sampaikan pembukaan presentasi dengan baik dan menarik

Semua pembicara handal tahu betul akan hal ini.

Karenanya mereka sangat peduli dan selalu mempersiapkan dengan seksama pembukaan presentasi yang mereka lakukan.

Gagal di pembukaan, akan berdampak pada penampilan berikutnya.

Sama halnya dengan kita, kalau kita ingin presentasi kita sukses, maka kita juga harus dapat membuka presentasi kita dengan cemeralang.

Pembukaan kita harus dapat menarik perhatian audiens dan mampu memotivasi audiens untuk terus duduk setia, dengan sukarela mendengarkan presentasi yang kita sampaikan dari awal sampai berakhirnya presentasi yang kita lakukan.

 

10. Optimalkan penggunaan bahasa verbal

Bahasa verbal adalah saluran utama komunikasi anda.

Anda benar-benar akan menjadi pembicara yang handal jika Anda dalam mengoptimalkan saluran verbal ini.

Terkait dengan hal ini minimal ada enam hal yang harus Anda optimalkan, diantaranya adalah:

  • Penggunaan bahasa
  • Efisiensi penggunaan kalimat
  • Kejelasan dan kejernihan suara
  • Kecepatan berbicara
  • Variasi nada suara
  • Jeda

11. Optimalkan penggunaan bahasa non verbal

Ada dua fungsi utama penggunaan bahasa tubuh.

Yang pertama sebagai untuk memperkuat kata-kata dan yang kedua sebagai cerminan perasaan Anda.

Karenanya bahasa tubuh juga harus dioptimalkan.

terkait bahasa tubuh minimal ada enam aspek dari diri Anda yang harus optimal, diantaranya:

  • Kontak mata
  • Ekspresi wajah
  • Gerakan tangan
  • Postur
  • cara Berjalan

12. Gunakan teknik berbicara kelas dunia

Kalau membahas teknik bicara kelas dunia, minimal ada tiga teknik berbicara yang meski Anda kuasai untuk bisa Anda gunakan.

Pertama, adalah teknik bercerita.

Bukan lagi sebuah rahasia jika teknik berbicara adalah teknik yang sangat powerfull untuk digunakan saat menyampaikan presentasi di depan banyak orang.

Kenapa teknik ini begitu kuat?

Ya, karena orang suka cerita, cerita dapat membuat audiens berpikir sekaligus merasakan, bahkan dapat membuat orang berimajinasi jauh sesuai dengan cerita yang kita sampaikan.

Jika sudah demikian, maka  Anda akan dapat dengan mudah membuat audiens Anda, memperhatikan dan terlibat secara emosional dengan presentasi, bahkan audiens akan mudah juga mengikuti call to action atau ajakan bertindak yang Anda arahkan.

Kedua, teknik the rule of three

Ada prinsip sederhana yang telah diyakini banyak orang tentang aturan tiga bagian.

Audiens cenderung mengingat hanya tiga hal dari presentasi Anda.

Jadi sebelum Anda mulai menulis presentasi Anda, merencanakan struktur presentasi Anda menjadi tiga bagian dan pesan Anda dalam tiga poin utama adalah langkah yang tepat untuk hasil presentasi yang maksimal.

Ketiga, teknik anaphora

Anda mungkin pernah dengar pidato fenomenal Martin Luther King yang berjudul I have a dreams.

kenapa pidato ini fenomenal?

ya, karena memang pesannya kuat dan teknik berbicara yang digunakan juga kuat.

Salah satunya anaphora.

Anaphora adalah istilah Yunani yang digunakan untuk menggambarkan pengulangan dari kata atau frase yang sama pada awal klausa atau kalimat berurutan.

Teknik presentasi Anaphora biasanya digunakan pada presentasi atau pidato yang inspirasional atau motivasional. Tujuannya adalah untuk mengajak audiens dan mempengaruhi emosi audiens supaya menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh presenter.

13. Jadilah diri sendiri dan tampil natural

Saya tahu, setiap pembicara  punya idola.

Saya punya idola, Anda pun mungkin sama.

Tapi perlu anda pahami, siapa pun pembicara yang Anda idolakan jangan lantas membuat Anda  ingin menjadi dirinya saat di depan audiens. Sehingga cara bicara, bahasa tubuh dan semuanya anda samakan.

Itu tidak akan bagus untuk Anda.

Yang bagus, jadilah diri sendiri.

Kemudian saat tampil tidak usah lebay.

Natural saja.

Jangan over.

14. Nikmati presentasi

Semua orang ingin sukses dalam presentasi, ingin tujuan presentasi tercapai, ingin bisa tampil baik tanpa kesalahan dan lain-lain.

Tapi ketahuilah, jika pikiran-pikiran tersebut dibawa kepanggung, maka presentasi akan jadi sebuah beban.

Kalau presentasi sudah jadi beban, maka tidak mungkin presentasi akan menarik perhatian.

Karenanya saat presentasi, jangan pikirkan hal lain selain apa yang Anda hadapi.

Buatlah enjoi presentasi Anda.

Nikmati presentasi Anda.

Leave A Comment