ON / BY anira/ IN Blog, Manajemen/ 0 Comment

Sukses di usia muda – merupakan impian bagi semua orang. Apalagi jika kesuksesan itu didapat dari apa yang kita kerjakan sesuai passion. Semua itu bukan cuma jadi impian loh, tapi akan terwujud kalau kita mau berusaha dan bekerja keras. Gak perlu nunggu tua untuk sukses, banyak pula dari para pebisnis yang punya muda dan bertalenta sudah bisa kaya di usianya. Pastinya kesuksesan yang mereka raih gak seinstan yang kita bayangkan. Penuh dengan lika liku dan kegagalan diawal karir juga loh. Cerita inspiratif sosok muda mudi ini tentunya akan membawa semangat kalian lebih bangkit lagi nih, mari kita simak tentang 4 anak muda Indonesia yang sukses di bawah umur 30 tahun.

1.  Dunia digital yang kian berkembang telah membulatkan tekad William Utomo bersama saudaranya untuk turut terjun ke dalamnya!

william utomo eokita

Siapa yang nggak tahu media online di era digital seperti sekarang ini? Melihat potensi media online, tercetuslah ide William Utomo untuk turut terjun ke dalamnya dengan mendirikan IDN Times. Awalnya, IDN Times muncul karena kesukaan William Utomo pada media kekinian asal Amerika Serikat, yaitu Buzzfeed. William yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer IDN Media ini tertarik mempelajari dan mencari tahu lebih dalam berbagai hal seputar Buzzfeed.

Hal ini bertolak belakang dengan dirinya yang tidak ada pengalaman sama sekali terjun di bisnis media massa. Namun, William tak menyerah begitu saja. Hingga akhirnya ia berhasil masuk ke dalam Forbes 30 under 30 Asia 2017 bersama saudaranya, Winston Utomo.

2.  Berawal dari menyelesaikan tugas kuliah, Marchella Febritrisia perintis Generasi 90’s ini bisa kamu jadikan inspirasi kalau memulai bisnis itu bisa dari mana saja

Marchella Febritrisia eokita

Buat kamu yang merasa paham banget dengan dunia media sosial (medsos), pasti tahu akun Twitter @Generasi90an. Sebuah akun yang dibuat oleh Marchella Febritrisia ini awalnya dibuat untuk menunjang penelitian skripsinya di Desain Komunikasi Visual di Universitas Bina Nusantara.

Menurut cewek kelahiran 1990 tersebut, tahun 90-an merupakan tahun yang seru dan tak terlupakan. Makanya, dia mendapatkan ide untuk mengulik segala sesuatu tentang hal-hal 90-an dan membuat akun @Generasi90an pada 2013 lalu. Nggak cuma nostalgia tentang barang, makanan, musik, film, program televisi khas 90an, tapi akun tersebut juga ngomongin obrolan seru tentang gaya bercanda anak 90an. Meski bermula dari project kuliah, kini nyatanya Generasi 90-an telah menjadi gerakan yang sukses dan tersebar di mana-mana. Baik itu di media sosial maupun di kehidupan nyata!

3.  Kamu punya passion di dunia kuliner seperti Talita Setyadi sebagai pastry chef? Tenang, nggak harus punya latar belakang pendidikan yang sama kok

Talita Setyadi eokita

Senang lihat makanan? Ingin punya restoran atau toko kue sendiri? Kamu bisa sontek kisah perjalanan Talita Setyadi hingga bisa mendirikan BEAU by Talita Setyadi. BEAU merupakan artisan bakery dari Indonesia yang didirikan oleh Talita dan berlokasi di Jakarta. Melihat kesuksesannya, tentu kamu berpikir kalau seorang chef harus punya latar belakang pendidikan dalam dunia kuliner, nah hal itu nggak berlaku bagi Talita.

Sebelum menjadi seorang pastry chef, Talita kuliah di University of Auckland mengambil jurusan musik jazz. Setelah lulus, dirinya baru sadar kalau ternyata passion-nya pada dunia pastry. Barulah kemudian Talita mempelajari dunia kuliner ke Le Cordon Bleu di Paris untuk mendalami dunia kuliner. Dalam menjalani bisnis pastry, Talita sempat nggak percaya diri, namun saat mendengar seorang temannya yang berkata “banyak orang bisa berbisnis, lalu kenapa kita nggak bisa?” Saat itulah menjadi titik baliknya untuk fokus dan kembali semangat dengan mendirikan brand-nya sendiri. Dan kini, dia pun sukses menginspirasi banyak orang.

4. Dunia Information Technology (IT) identik dengan laki-laki. Tapi, hal itu nggak menyurutkan semangat Fransiska Hadiwidjana untuk mewujudkan impiannya punya start up di dunia coding!

Fransiska Hadiwidjana eokita

Sangat jarang ada cewek yang memilih pendidikan di bidang IT. Namun, hal itu tak menyurutkan tekad Fransiska Hadiwidjana yang lulus dengan predikat terhormat dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Selama menekuni dunia IT, Fransiska kerap memenangkan berbagai kontes coding dan berhasil terpilih untuk berpartisipasi dalam program yang diadakan Singular University, sebuah institut pendidikan interdisipliner dan interkultural di kompleks riset NASA, Amerika Serikat. Cewek yang pernah meraih medali perak International Junior Science Olympiad (IJSO) 2004 ini sukses menciptakan situs jual beli online barang bekas, Prelo, yang sebelumnya bernama Kleora.

Saking kerennya, Forbes mengapresiasi Fransiska dan meletakkan namanya pada nomor pertama sebagai perempuan yang sukses di bidang IT. Nggak cuma sebagai founder Prelo, Fransiska juga dipercaya menjadi Co-Founder dari AugMI labs, yaitu start up biomedis di Silicon Valley, Amerika Serikat. Kisah tentang kehebatan sosok perempuan dibidang teknologi seperti Fransiska ini turut digunakan UNESCO saat acara Cracking the Code: Girls’ Education in Stem di Bangkok.

(Sumber: hipwee)

Leave A Comment