ON / BY Suryaningsih/ IN Blog, Entertainment/ 0 Comment

Royal Hats – Satu lagi Ciri Khas yang Tak Terpisahkan dari Kerajaan Inggris. Royal Hats alias Topi. Statement ini paling terasa ketika kita menyaksikan The royal Wedding Pangeran William dan Kate Middleton tahun 2011. Hampir semua tamu yang datang memakai topi. Royal family memang punya sejarah panjang dengan topi. Ratu Elizabeth I terkenal sebagai penggemar topi yang bernuansa peacock. Sementara, ratu Elizabeth II sudah memakai 50.000 topi dalam 50 tahun terakhir. Awaalnya, ada satu era dimana Gereja Anglican mewajibkan setiap wanita yang datang ke gereja untuk memakai topi sebagai penutup kepala. Sejak itulah, kebiasaan pakai topi ini mulai berkembang.

Saat ini, topi sudah jadi bagian dari gaya hidup, terutama royal family dan masyarakat kalangan atas Inggris. Menurut fashion editor The Daily Telegraph, Hilary Alexander, tidak lengkap rasanya kalau para wanita Inggris tidak memakai topi saat datang ke acara-acara spesial. Semakin besar topi yang diakai, akan semakin bagus. Kebetulan, Inggris terkenal memiliki banyak evennt formal yang harus didatangi, sebut saja acara mendayung, balap kuda, polo dan kriket. Selain jadi fashion statement, topi juga jadi salah satu item penentu kelas sosial seseorang. kata royal biographer, Robert Lacey, topi sudah bisa dibilang sebagai crown substitude. Penting sekali bagi para wanita Inggris untuk memamerkan topi terbaiknya.

Budaya ini tentunya menguntungkan bagi beberapa desainer aksesoris dan topi di Inggris. salah satunya Philip Treacy. He is the man behind Princess Beatrice’s outrageous hat at The Royal Wedding yang sempat heboh itu. Menurutnya, tekanan membuat topi untuk royal family itu ekstrim. topi harus dibuat sesuai dengan outfit yang dikenakan, dan bahan yang dipakai tidak bisa sembarangan. Untuk topi Ratu Elizabeth II, yang dipilih biasanya bahan yang lembut dan bisa dipola untuk model yaang tidak biasa. Warna-warnanya juga dibuat mencolok tetapi tetap berkesan simple. Beda dengan para putri yang masih muda. Mereka sering meminta model yang out of ordinary, seperti topi dengan jaring-jaring, bunga, bulu, turban atau hiasan dari sedotan. Beda generasi memang beda selera ya!

Leave A Comment